Kamis, 28 Maret 2013

K2 KAB SRAGEN

INFO K2 KAB SRAGEN,
DAFTAR TENAGA HONORER K2
SEMOGA BERMANFAAT BUAT TEMEN-TEMEN

PERKIRAAN TENTANG K2 KAB SRAGEN

Jumat, 01 Februari 2013

D T

DARAH TINGGI
Penyakit darah tinggi merupakan sebuah penyakit yang terjadi ketika tensi darah melebihi batas normal yang dapat diakibatkan oleh beberapa factor tertentu yang biasanya dapat memicu penyakit tersebut. Dapat dikatakan tekanan darah tinggi adalah ketika tekanan darah kita sudah mencapai 140/90 mmHg atau lebih. Ada beberapa gejala saat anda terkena darah tinggi. Seperti sakit kepala, mual dan muntah, sering gelisah, mudah kelelahan, serta pandangan kurang fokus. Setelah memperhatikan semua itu, alangkah baiknya kita mengetahui apa saja makanan penyebab darah tinggi. Berikut kami uraikan di bawah ini:

Makanan Penyebab Darah Tinggi
  • Makanan kaya akan lemak dan kolesterol
    Makanan yang mempunyai kandungan seperti ini adalah daging kambing, daging sapi, jeroan kambing, jeroan sapi lalu makanan-makanan cepat saji seperti hot dog, hamburger, sosis, pizza, dll. Makanan-makanan ini mengandung lemak jenuh serta kolesterol yang dapat menyebabkan terjangkit penyakit darah tingi bahkan kemungkinan dapat menyebabkan penyakit jantung.
  • Makanan yang kaya akan gula
    Makanan ini seperti kue, sereal, soda, permen, es krim, kecap, saus, dan lain-lain. Makanan kaya akan gula ini cenderung membuat kegemukan atau obesitas. Yang merupakan faktor utama penyebab tekanan darah tinggi.
  • Makanan yang mengandung garam
    Seperti, produk buah dan sayur yang dijual dalam kaleng, saus, salad dan semua makanan yang diawetkan rata-rata mengandung garam atau sodium didalamnya. Meskipun sendiri dan selalu mencampur garam atau penyedap dalam masakan anda, ini masih menyebabkan juga tekanan darah tinggi. Unsur garam atau sodium yang berlebihan menyebabkan tekanan darah menjadi memburuk. Maka batasi garam anda maksimal 6 gram perhari atau tiadakan sama sekali, karena tiap makanan sudah mengandung unsur sodiumnya. Unsur sodium inilah yang membuat ginjal menahan cairan dalam tubuh, sehingga jantung memompa lebih kencang. Inilah yang menyebabkan hipertensi.
  • Kopi
    Terutama unsur cafein-nya berkontribusi pada kenaikan tekanan darah. Memang kopi bisa membuat anda terjaga, tapi dibaliknya merongrong kesehatan anda. Jauhi kopi, softdrink, jika anda ingin mengontrol tekanan darah anda.
  • Alkohol
    Memang membahayakan kesehatan, terutama tekanan darah anda bisa bertambah buruk. Mengurangi atau menghilangkan sama sekali alkohol dari hidup anda, bisa membantu menjaga tekanan darah dan kesehatan anda.
Cara Mengatasi Darah Tinggi
  • Kurangi konsumsi garam dalam makanan agar dapat menurunkan darah tinggi anda
  • Konsumsi makanan yang mengandung kalium, magnesium dan kalsium sebagai cara menurunkan darah tinggi yang lain
  • Makan sayur dan buah yang berserat tinggi seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel, melon, dan jeruk untuk menyembuhkan darah tinggi anda
  • Jalankan terapi anti stres agar mengurangi stres dan anda mampu mengendalikan emosi anda serta berguna sebagai penurun darah tinggi
  • Berhenti merokok
  • Kendalikan kadar kolesterol
  • Kendalikan diabetes mellistus anda
  • Hindari makanan yang bisa meningkatkan tekanan darah sebagai pencegahan darah tinggi
  • Olahraga secara teratur sebagai terapi darah tinggi yang baik

Selasa, 19 Juni 2012


Kikir Karena Tamak Kepada Harta

Tamak kepada harta adalah salah satu sifat yang di miliki oleh manusia, karena ketamakannya mereka menjadi bakhil, Allah menjelaskan bagaimana sifat tamak ini akan membahayakan dirinya di kemudian hari.
Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّ الإنْسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ ,وَإِنَّهُ عَلَى ذَلِكَ لَشَهِيدٌ , وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ , أَفَلا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِي الْقُبُورِ , وَحُصِّلَ مَا فِي الصُّدُورِ, إِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَخَبِيرٌ
Artinya: "Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya, dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya, dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta. Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur, dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada, sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka" (QS al-’Adiyat : 6 - 11)
Penjelasan:
Firman Allah Ta’ala “Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya” yaitu sudah menjadi salah satu keburukan tabi’at manusia yang mereka melupakan nikmat-nikmat yang telah diberikan Allah kepadanya. Lafazh “الْكَنُود / al kanuud” diartikan tidak berterimakasih atau melupakan jasa.
Pendapat ‘ulama salaf mengenai “الْكَنُود” adalah sebagaimana berikut
قَالَ اِبْن عَبَّاس وَمُجَاهِد لِإِبْرَاهِيم النَّخَعِيّ وَأَبُو الْجَوْزَاء وَأَبُو الْعَالِيَة وَأَبُو الضُّحَى وَسَعِيد بْن جُبَيْر وَمُحَمَّد بْن قَيْس وَالضَّحَّاك وَالْحَسَن وَقَتَادَة وَالرَّبِيع بْن أَنَس وَابْن زَيْد : الْكَنُود الْكَفُور
·  Berkata Ibnu Abbas, Mujahid, Ibrahim An Nakha’i, Abu Jauza, Abu ‘Aliyyah, Abu Dhohaa, Sa’id bin Jubair, Muhammad bin Qois, Ad Dhahak, al Hasan, Qotadah, Ar-rabbi’ bin Anas, dan Ibu Zayid, : Al Kanud adalah Kufur (ingkar)
Mereka mengingkari terhadap nikmat-nikmat yang telah di berikan Allah kepadanya, bahkan ketamakannya membuat manusia tidak merasa cukup atas apa yang ada bahkan harta yang ada tidak disyukurinya tetapi selalu mengerutu mengapa sedikit harta yang dimilikinya.
قَالَ الْحَسَن : الْكَنُود هُوَ الَّذِي يَعُدّ الْمَصَائِب وَيَنْسَى نِعَم اللَّه عَلَيْهِ .
·  Berkata al Hasan : “al Kanud itu adalah orang yang ketika di timpah musibah kemudian diselamatkan Allah, kemudian lupa terhadap nikmat yang telah di berikannya itu.
Firman Allah Ta’ala : “dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,” yaitu walaupun manusia benar-benar kufur akan tetapi dia menyaksikan kenikmatan itu melalui tindakannya.
Tingkah laku orang seperti selain dapat disaksikan oleh dirinya sendiri dapat pula di saksikan oleh orang-orang, karena orang seperti itu tidak dapat menyembunyikan perangainya yang buruk, keburukan itu karena sebab firman Allah Ta’ala berikutnya
Artinya: “dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.”Yaitu tentu saja orang bakhil itu dapat di ketahui oleh orang-orang, sifat-sifat mereka akan sangat mudah di ketahui. Orang seperti ini sangat mencintai hartanya atau dia seseorang yang sangat rakus sekali sehingga dia menjadi kikir.
Allah berfirman:
وَلا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَهُمْ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَهُمْ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُوا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Artinya: “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS al Imran : 180)
Dalam salah satu hadist, dari Sayidina ‘Ali Karamallahu Wajha, dia berkata bahwa Rasulullah bersabda :
فَقَالَ اعْمَلُوا فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ أَمَّا أَهْلُ السَّعَادَةِ فَيُيَسَّرُونَ لِعَمَلِ أَهْلِ السَّعَادَةِ وَأَمَّا أَهْلُ الشَّقَاوَةِ فَيُيَسَّرُونَ لِعَمَلِ أَهْلِ الشَّقَاوَةِ ثُمَّ قَرَأَ {وَأَمَّا مَنْ بَخِلَ وَاسْتَغْنَى وَكَذَّبَ بِالْحُسْنَى فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْعُسْرَى
……..”Beramallah! Karena setiap orang akan dipermudah! Adapun orang-orang yang ditentukan sebagai orang berbahagia, maka mereka akan dimudahkan untuk melakukan amalan orang-orang bahagia. Adapun orang-orang yang ditentukan sebagai orang sengsara, maka mereka juga akan dimudahkan untuk melakukan amalan orang-orang sengsara. Kemudian beliau membacakan ayat berikut ini: Adapun orang yang memberikan hartanya di jalan Allah dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya jalan yang sukar {QS. Al Lail : 9 - 10}. (Shahih Muslim No.4786)”
Orang-orang bakhil tersebut mereka juga mengingkari/kufur/mendustakan pahala terbaik hingga disuatu saat kelak dia akan mengetahui hasil perbuatannya sendiri.
Firman Allah Ta’ala : “Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,” yaitu apakah dia tidak mengetahui bahwasannya suatu saat di yaumil akhir apa yang ada di dalam kubur di bangkitkan, kemudian Allah berfirman : “dan dinampakkan apa yang ada di dalam dada“
قَالَ اِبْن عَبَّاس وَغَيْره يَعْنِي أُبْرِزَ وَأُظْهِرَ مَا كَانُوا يُسِرُّونَ فِي نُفُوسهمْ
·  Berkata Ibnu Abbas dan yang lainnya, yaitu “menampakkan dan menzahirkan sesuatu yang mereka rahasiakan dalam hati mereka”
Kemudian Allah berfirman diakhir surah al ‘aadiyaat “Sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka” Yaitu Allah mengetahui keadaaan yang telah mereka kerjakan dan akan mendapatkan balasan yang setimpal, dan tidaklah Dia zhalim sedikitpun.
Wallahu 'alam!!!

Di ambil dr  berbagai sumber